CERPEN KEHIDUPAN PEDAGANG KAKI LIMA
Salah Siapa???????????
Suara sirine itu membangunkanku ..
Bergegas aku membuka mata dari mimpiku sejenak . Kubuka kaca jendela mobil yang sedang kutumpangi , dengan pak Fadri sopir pribadiku . Kuintai sedikit dari bilik jendela mobil . Banyak pedagang-pedagang kaki lima dan juga puluhan gelandangan berlarian berusaha menjauhi sirine itu dan lari secepat mungkin . Mereka takut petugas akan menjerat mereka . Sirine yang seolah-olah peringatan bagi kehidupan dan kematian mereka . Padahal hanya satpol PP yang dilihatnya . Mengenakan seragam gagah dengan pistol genggam ditangan kanannya . iyaa !! Hanya satpol PP ?! Tapi bagi mereka bukanlah sekedar hanya ..
Aku jelas benar-benar jelas melihat seorang bapak berkemas dagangan yang ada digrobak tuanya . Dengan wajah cemas dia segera mengasong buah-buahannya di karung agak lusuh . Sementara salah seorang petugas satpol PP menyerangnya dari belakang , meyeret tangan bapak setengah tua itu hingga buah dikarungnya berceceran di tanah . Tanpa basa-basi lagi . Tanpa sedikit belas kasianpun dia melaksanakan tugasnya . Aku rogoh dompet merah ditas mungilku . Kubukanya dan mengambil kaca kecil lonjong di selipan dompet . Lumayanlah untuk pengganti kaca besar dirumah , saat jilbabku kurang rapi . Setelah kurapikan jilbab , bergegas aku turun dari mobilku . Tak puas aku menyaksikan keributan itu hanya lewat intaian jendela .
Kreek.. ! Lengan bajuku robek .
“Apa-apaan ini ! “ , seruku .
“ Kak tolong bapakku ….tolong …kasian bapakku nanti dipenjara.. “ , melas lelaki kecil sambil menarik-narik bajuku .
Aku hanya termangu sesaat .
Aku bingung , apa yang harus aku lakukan . Aku bisa apa ?!
Aku orang berpendidikan . Seorang mahasiswa yang seharusnya menjadi penerus bangsa ini . Menjaga kenyamanan , kebersihan dan yang paling utama adalah kemajuan bangsa ini . Tapi .....
“ Kakak harus bagaimana dik ?” tanyaku bingung .
“ Lepaskan bapakku dari petugas itu kak , kasian bapak nanti dipenjara .. nanti saya makan apa kak ? “ rengek lelaki kecil mengusap cucuran air matanya .
Sungguh malang nasib bocah kecil ini . Pasti dia sangat terpukul melihat bapaknya diseret petugas . Entah nanti makan apa dia . Uang darimana untuk..............
untuk melanjutkan silahkan klik link di bawah ini...
No comments:
Post a Comment